Fieldtrip Delta Mahakam


This slideshow requires JavaScript.

Summary:

DAY 1

Hari pertama tanggal 21 juli 2011, pukul 08.00 WITA, tim AAPG UNDIP sebagai Leader (16 orang) berserta 2 perwakilan mahasiswa/i Teknik Geologi Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) tiba di Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan  Timur.

Disana kami telah disambut oleh pihak sponsor TOTAL E&P Indonesie dan langsung menuju tempat penginapan di Hotel Bahtera, Balikpapan dengan menggunakan mini bus TOTAL E&P. Disini kita diberi waktu beristirahat hingga pukul 14.30 WITA, karena pukul 15.00 WITA akan diadakan kuliah umum di kantor pusat Balikpapan TOTAL E&P. Setelah pukul 14.30 WITA kami berangkat dari tempat penginapan, dan tiba di kantor pusat TOTAL E&P, Balikpapan pada pukul 15.00 WITA. Disana kita telah disambut oleh beberapa tim Geologist TOTAL E&P diantaranya Bapak Edy Kurniawan (GSR/EXR-Geologist TOTAL E&P), Bapak Eddy Dicky Soedigdjo (Operation Geology TOTAL E&P),  Mr. Irfan (Sedimentologist TOTAL E&P) dan Bapak Aussie B. Gautama (Vice President Exploration TOTAL E&P).

Materi pertama dari kuliah umum kali ini adalah penjelasan tentang kawasan kerja dari TOTAL E&P serta kelengkapan safety pada saat di lapangan oleh Bapak Eddy Dicky Soedigdjo. Selanjutnya materi intinya disampaikan oleh Mr.Irfan selaku Sedimentologist TOTAL E&P mengenai sedimen delta, khususnya Mahakam. Beliau menjelaskan materi dengan menggunakan B.Inggris yang cukup mudah untuk dipahami.

DAY 2

Hari kedua, tanggal 22 juli 2011, hari ini merupakan kunjungan ke TOTAL E&P Core Lab. Namun mengejar agar waktu di lapangan (Delta Mahakam) lebih lama, maka pukul 07.30 WITA kami check-out dari Hotel Bahtera dan langsung menuju Samarinda, Kalimantan Timur, setelah melakukan kunjungan di TOTAL E&P Core Lab. Setelah tiba di TOTAL E&P Core Lab kami dibimbing oleh Mr. Irfan untuk dijelaskan tentang Delta Mahakam berdasarkan data Core yang ada. Kurang lebih kami sampai pukul 11.00 ditempat ini, dan langsung melakukan perjalanan menuju Samarinda.

Perjalanan menuju Samarinda kurang lebih 5 jam dari Balikpapan, namun pada pukul 12.00 WITA kami berhenti sebentar di Masjid untuk melaksanakan Ibadah Jum’at. Setelah selesai, kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Samarinda. Sepanjang jalan menuju Kota Samarinda dapat kita lihat berbagai macam singkapan, khususnya singkapan batubara di kanan kiri jalan. Kami tiba di Samarinda pukul 15.00 WITA, dan kami langsung menuju tempat penginapan di Hotel Swiss-Belhotel Borneo, seperti  biasa kamar dibagi 2 orang per-kamar. Karena hari ini tidak ada acara formal, maka untuk mengisi waktu luang kami melakukan kegiatan seperti berenang, fitness, dan sauna. Dan malamnya dilanjutkan dengan makan malam.

DAY 3

Hari ketiga, tanggal 23 juli 2011 merupaka salah satu rangkaian acara inti dari fieldtrip kali ini, yakni studi lapangan Sungai dan Delta Mahakam. Kami berangkat dengan menggunakan sea truck dari pelabuhan yang berada di tepi Sungai Maryam. Kami dipisah menjadi 2 kelompok, dimana satu kelompok menempati satu sea truck yang masing-masingnya berisi kurang lebih 10 orang.

Disini kami diterangi terlebih dahulu Geologi Delta Mahakam oleh Bapak Andang Bachtiar yang merupakan pembimbing fieldtrip kali ini dengan 2 asistennya Bapak Madan dan Bapak Aveliansyah (Geologi UNDIP 2006) yang merupakan perwakilan dari GDA (Geoscience Delta Andalan) Consulting. Setelah dijelaskan beberapa saat, kami langsung menuju sea truck masing-masing dan memulai studi lapangan. Kami memulai studi lapangan kali ini dengan membuat profil penampang Sungai Maryam yang direkam dengan Hydrotrack dengan cara menelusuri Sungai Maryam secara vertical, sehingga alat ini dapat merekam keadaan dasar Sungai Maryam. Setelah didapat profilnya, kami melakukan pengambilan sampel material sedimen dari kedalaman sungai yang berbeda-beda, kemudian kami dijelaskan system pengendapan dari sungai ini oleh Bapak Andang Bachtiar berdasarkan sampel yang didapat. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Muara Bayur untuk pengambilan sampel Core dengan menggunakan paralon berukuran 2 m. setelah mendapatkan sampelnya kami melanjutkan kembali perjalanan menuju Pulau Datuk, namun kami harus menunggu waktu air sedang surut, agar kami dapat turun ke Pulau tersebut. Disana kami belajar proses struktur sedimen dapat terbentuk dengan melihat proses pengendapan yang sedang terjadi sekarang, dan disini kami juga belajar bagaimana cara menentukan arus purba. Setelah selesai, kami kembali ke sea truck untuk melakukan analisis core yang telah diambil di Muara Bayur, pada core yang didapat, terlihat litologi yang dominan berupa sand dan shale dengan struktur berupa lenticular dan sedikit terdapat lignit (batubara muda).

DAY 4

Hari keempat, tanggal 24 juli 2011 merupakan acara lapangan terakhir dari rangkaian fieldtrip kali ini, dan merupakan hari terakhir di Samarinda, karena setelah selesai dari lapangan, kami langsung menuju Balikpapan kembali. Setelah sarapan pagi dan check-out dari tempat penginapan kami dengan dibimbing oleh Bapak Andang Bachtiar serta 2 asistennya menuju ke lapangan yang merupakan puncak dari antiklinorium Samarinda tidak jauh dari Kota Samarinda. Litologi pada daerah ini merupakan batupasir terumbu, yang merupakan endapan dari delta purba. Setelah dari puncak antiklinorium Samarinda, kami melanjutkan perjalanan menuju Palarangan outcrop yang terletak di pintu gerbang masuk stadion sepak bola Samarinda. Disana terdapat 2 singkapan yang merupakan tebing disebelah kiri dan kanan jalan. Litologi yang berkembang pada daerah ini merupakan batupasir dan batulempung dengan berbagai macam struktur sedimen seperti, trough cross bed, ophiomorpha, wavy lamination, dll. Terdapat 2 sistem pengendapan pada daerah ini, yaknik sitem pengendapan sungai meandering dan system pengendapan delta. Selain itu pada daerah ini terdapat lapisan kerang yang biasa disebut dengan oyster bed.

Pamflet

Biografi Instructor:

Dr. Ir. Andang Bachtiar, M.Sc (Founder Exploration Think Tank Indonesia and GDA Consulting)

Andang Bachtiar was born in Malang, October 7th 1969. He graduated his geological education at Institute Technology of Bandung on 1982. He also continued his geological education and received his master degree on 1991 at Colorado School of Mines, Golden, Co, USA. And finally, he received his doctor degree at Institute Technology of Bandung on 2004.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s